Postingan

Koneksi Antar Materi Kesimpulan dan Refleksi Modul 1.4 Disiplin Positif

  Koneksi Antar Materi   Kesimpulan dan Refleksi Modul 1.4 Disiplin Positif   Nama CGP: Titien Suprihatien Buatlah sebuah kesimpulan mengenai peran Anda dalam menciptakan budaya positif di sekolah dengan menerapkan konsep-konsep inti seperti disiplin positif, motivasi perilaku manusia (hukuman dan penghargaan), posisi kontrol restitusi, keyakinan  sekolah/kelas , segitiga restitusi dan keterkaitannya dengan materi sebelumnya yaitu Filosofi Pendidikan Nasional K i Hadjar Dewantara , Nilai dan Peran Guru Penggerak,  serta  Visi Guru Penggerak.  Saya sudah berperan aktif dalam mewujudkan budaya positif di sekolah, saya senantiasa menerapkan konsep disiplin positif dan senantiasa berpihak pada murid Buatlah sebuah refleksi dari pemahaman Anda atas keseluruhan materi Modul Budaya Positif ini  dengan menjawa b pertanyaan-pertanyaan berikut ini: Sejauh mana pemahaman Anda tentang konsep-konsep ...

Imajinasiku

Gambar
  Imajinasiku Muridku di Masa Depan Menjadi Manusia Berakhlak Mulia, Humanis, Berketerampilan Abad 21,  Peduli Lingkungan, Cinta Damai, dan Cinta Indonesia     Saya tidak punya visi yang lebai, keinginan  terdalam saya bukanlah melihat murid yang saya didik menjadi pejabat atau konglomerat. Jauh di lubuk hati terdalam keinginan saya adalah untuk mendidik mereka menjadi pribadi yang tangguh, tetapi tidak angkuh, yang kreatif tetapi tidak manupulatif, Jujur dan tidak takabur, Literat tetapi tidak berhati jahat. Saya ingin mereka mandiri tetapi tidak penyendiri,  menjadi pribadi yang idealis tatepi tidak egois. Saya ingin semua anak didik menjadi pribadi yang menyadari tentang pentingnya menjaga kelestarian alam, peduli lingkungan dan tidak menjadi bagian dari penjahat alam. Dan tentu saja di atas itu semua saya memimpikan anak didik saya menjadi manusia yang bertakwa, sabar, selalu bersyukur dan berakhlak mulia.        Ket...

Guru saat Ini dan Impian Setelah Tiga Tahun Menjadi Guru Penggerak

  Guru saat Ini dan   Impian Setelah Tiga Tahun Menjadi Guru Penggerak (Antara Realita VS Perumpamaan) Penulis: Titien Suprihatien   Lebih dari dua puluh tahun menjadi guru adalah waktu yang panjang bagi seorang Titien Suprihatien untuk berjuang di dunia pendidikan. Ia konsisten menyuguhkan pembelajaran aktif di dalam setiap pembelajarannya. Sedari dahulu ia senantiasa memadukan literasi dan numerasi di dalam pembelajaran IPA yang ia ampu. Titien juga mendokumentasikan semua praktik baik yang sudah dilakukan dan membagikannya di sosial media. Semua itu ia lakukan agar menjadi motivasi dan sumber inspirasi bagi orang lain.              Bagi Titien, mengembangkan literasi bukanlah kewajiban guru bahasa saja, tetapi semua guru harus bisa mengembangkan pembelajaran yang lebih luas agar siswa mampu berliterasi. Literasi tidak hanya tentang kemampuan membaca dan menulis, tetapi menggali lebih jauh dan Titien berusah...

Aksi Nyata "Filosofi ki Hajar Dewantara"

Gambar
AKSI NYATA Cikgu Titien "Filosofi Ki Hajar Dewantara" Ditulis oleh: Titien Suprihatien Pembelajaran Aktif yang Berpusat pada Murid sebagai aktualisasi Filosofi Ki Hajar Dewantara Ini adalah salah satu proses pembelajaran di kelas saya, saya memfasilitasi murid saat belajar membuat kamera obscura. https://youtu.be/OkrWbhG6_VU?si=09ZSFKyisuNQps5c Murid bukanlah kertas kosong. Murid adalah anak didik kita yang memiliki bekal pengetahuan, pengalaman, dan pemahaman mereka sendiri. Kita sebagai guru tidak bertugas untuk mengisi kertas kosong, tetapi tugas kita adalah menebalkan goresan yang sudah mengisi lembaran kertas tersebut. Jadi, tentu saja tugas kita bukan mengisi pikiran murid dengan memberikan informasi-informasi melalui ceramah kita. Namun, sesungguhnya peran kita adalah membantu mereka untuk memahami dan memanfaatkan pengetahuan yang mereka miliki.  Bagaimana caranya? Salah satu caranya adalah dengan mendesain pembelajaran aktif dengan model pembelajaran yang student cen...

Pembelajaran Sains Berbasis Distrupsi Inovasi dan Analisis Kelemahan Model pembelajaran Kooperatif, Kolaboratif, dan Quantum

Gambar
  Assalamualaikum, Selamat datang di blog saya, pada kesempatan ini saya dan teman-teman akan membahas tentang pembelajaran sains berbasis distrupsi inovasi, di mana kami dari kelompok enam sepakat untuk memilih model PjBL. Kenapa kami memilih PjBL? Karena PjBL adalah salah satu model yang banyak diterapkan dalam kurikulum merdeka, dan dengan model PjBL keterampilan abad 21 siswa akan berkembang, kolaboratif, kreatif, kritical thingking, dan komunikatif. Jadi kami sepakat untuk mempraktekkan model PjBL di sekolah bersama siswa masing-masing. https://youtu.be/frTTOFOSdYM?si=AlbZy97THZ2bDYkb Sintak PjBL 1. M enentukan pertanyaan dasar 2. Membuat desain proyek 3. Menyusun penjadwalan 4. Memonitor kemajuan proyek 5. Penilaian hasil 6. Evaluasi pengalaman . Ayo kita kenali model PjBL PjBL, atau Project-based Learning, adalah suatu model pembelajaran yang berfokus pada proyek atau tugas nyata yang melibatkan siswa dalam proses belajar. Berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan dar...
Gambar
Desain Model Pembelajaran Kolaboratif  Berbasis Keterampilan  Berpikir Kritis dalam Bidang Sains Assalamualaikum,  Bapak Ibu guru, sekarang kita akan belajar tentang desain model pembelajaran kolaboratif berbasis keterampilan berpikir kritis dalam bidang sains. Simak video ini yuk Nah ini penjelasan lebih rinci ya, Jadi, pembelajaran kooperatif berbasis keterampilan berpikir kritis dalam bidang sains dapat dilakukan melalui beberapa jenis strategi, antara lain: Jigsaw : Setiap anggota kelompok menerima tugas atau informasi yang berbeda mengenai topik tertentu dalam sains. Mereka saling bertukar informasi dan berinteraksi untuk memecahkan masalah atau memahami konsep secara lebih menyeluruh. Numbered Heads Together : Setiap anggota kelompok diberikan nomor. Guru memberikan pertanyaan atau masalah kepada kelompok, dan semua anggota kelompok harus berdiskusi secara kolektif untuk mencari jawaban yang benar. Setelah setiap diskusi selesai, anggota kelompok dengan nomor yang d...
Gambar
Model Pembelajaran Distrupsi Inovasi Melalui Internet of Things (IOT), Augmented reality dan Bentuk-Bentuk Pembelajaran Digital Assalamualaikum, Apa kabar bapak ibu guru?  Kita belajar lagi yuk, kali ini tentang Model pembelajaran distrupsi inovasi melalui Internet of Things (IOT), Augmented reality dan bentuk-bentuk pembelajaran digital. Yuk kita pelajari lebih lanjut, Model pembelajaran distrupsi inovasi melalui IOT (Internet of Things) , augmented reality, dan bentuk-bentuk pembelajaran digital. Ini adalah suatu pendekatan pembelajaran yang mencakup penggunaan teknologi terkini untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif, menyenangkan, dan efektif. Dalam model ini, IOT digunakan untuk menghubungkan berbagai perangkat elektronik yang ada di lingkungan belajar, seperti smartboard, sensor suhu, dan cctv. Hal ini memungkinkan para siswa untuk belajar secara langsung dengan lingkungan sekitarnya dan mengumpulkan data untuk dianalisis lebih lanjut. Selain itu, augme...